Demi Kenyamanan Bersama, Hindari Melakukan 5 Hal Ini Dalam Bis Umum!

tanda dilarang merokok

Sebagai transportasi umum, bus mempunyai peranan penting dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat umum. Hal inilah yang melatarbelakangi, kampanye pemerintah kepada mereka yang menggunakan media transportasi untuk mendapat penyuluhan atau himbauan terkait etika di kendaraan umum. Bahkan pemerintah memberlakukan beberapa keharusan adanya stiker atau plang larangan tertentu sebagai standarisasi yang wajib ada dalam transportasi publik.

Tanda Larangan Dalam Bis

Bis yang merupakan angkutan umum yang handal di kota besar. Kapasitasnya yang mampu mengantar penumpang dalam jumlah besar untuk jarak yang cukup jauh, menjadi media tepat untuk menyampaikan himbauan. Anda akan dengan mudah menemukan tanda dilarang merokok, buang sampah sembarangan atau larangan membawa barang berbau tajam.

Sebagai layanan umum, masyarakat perlu teredukasi tentang kenyamanan bersama dan memperhatikan kenyamanan orang lain yang menggunakan alat transportasi yang sama dengan kita. Berikut adalah beberapa larangan yang sering ditemukan dalam transportasi umum.

1. Dilarang Merokok

Peringatan yang sangat umum ditemukan diberbagai fasilitas umum ini, pasti ada dalam bis. Ruangan yang tertutup dalam bis, menjadikan asap rokok berbahaya bukan bagi perokok saja, namun penumpang lain. Kadang bisa untuk antar propinsi menyediakan ruangan khusus untuk perokok dibelakang. Namun lebih sering bis memberi peringatan dilarang merokok, terutama bila bisnya dilengkapi dengan AC.

2. Larangan Buang Sampah Sembarangan

Tidak ada tempat sampah dibi umum. Oleh karena itu larangan buang sampah sembarangan di bis menjadi suatu hal yang wajar. Kenyamanan dalam menggunakan sarana umum selalu diawali dengan kebersihan.

3. Himbauan Memprioritaskan Tempat Duduk

Manula, difabel dan wanita hamil atau dengan anak adalah jenis penumpang yang disarankan untuk menjadi prioritas untuk mendapatkan tempat duduk. Hal ini menjadi himbauan walaupun tidak ada paksaan untuk melakukannya.

4. Himbauan Tidak Melakukan Pelecehan Seksual

Meningkatnya tindakan asusila dalam bis, membuat perlu dibuatkan stiket peringatan dan ditempatkan diberbagai media transportasi umum. Walaupun belum tentu peringatan tersebut dapat mengurangi tingkat kekerasan ini, dikarenakan sulitnya pengukuran karen lebih sering korban yang tidak melaporkannya.

5. Peringatan Membawa Barang Yang Berbau Tajam 

Gambar yang diwakili oleh gambar durian yang disilang adalah perwakilan berbagai benda yang dapat menggangu penumpang dalam perjalanan.