Hati-hati Melintasi Trek Ini, Rute Rawan Kecelakaan Di Tol Cipularang

Hati-hati Melintasi Trek Ini, Rute Rawan Kecelakaan Di Tol Cipularang

Berhati-hati ialah kunci keselamatan. Selamat sampai tujuan dan terhindar dari bahaya. Mengendarai mobil dalam jarak yang cukup jauh tentunya menimbulkan rasa lelah dan tak fokus. Saat menikmati hal demian sebaiknya kencang menepi dan beristirahat. Apalagi bagi para pengendara mobil rute bandung-jakarta. Bagus mobil ataupun bis besar hendaknya berhati-hati dikala melalui daerah ini.

Kawasan rawan kecelakaan tol cipularang

Tidak sedikit orang yang telah menjadi korban keganasan sekitar kilometer 96.2 tol cipularang. Pengendara dihimbau untuk melaksanakan perjalanan dengan perlahan dan berpusat tinggi. Jikalau wisata dengan sewa bis pariwisata jakarta bandung maka perlu berhati-hati dan mengingatkan sopir agar tak terlalu kencang dalam mengendarai bis. Apalagi dikala telah menjelang daerah rawan kecelakaan di tol cipularang.

Banyak mitos yang berkembang pada masyarakat menyikapi banyaknya kasus kecelakaan disana. Kasus kecelakaan dihubungkan dengan bermacam-macam hal mistis yang menyelimuti area tol. Benar atau tak informasi yang berkembang bukan menjadi hal yang harus dirisaukan hakekatnya. Yang khususnya ialah kehati-hatian dikala menggunakan jalan karena faktanya selalu ada kecelakaan yang terjadi setiap tahun.

Daerah tol sekitar kilometer 90-100 ialah daerah yang paling rawan. Telah banyak kejadian kecelakaan yang terjadi. Komitmen teknis hal ini disebabkan oleh keadaan jalan yang berliku dan menurun. Terlepas dari imbas mistis yang dipercaya masyarakat sekitar. Masyarakat percaya kecelakaan yang terjadi disebabkan tagih komitmen.

Namun dari kontraktor jalan yang akan membuat jalan kecil menuju petilasan digunung hejo. Setelah ibarat pemerintah yang telah duduk dikursi kekuasaan. Mereka lupa dengan komitmennya dan menikmati walhasil sendiri. Begitupula yang terjadi dengan keadaan jalan. Alhasil selesai membuat jalan rupanya tak ada tindakan menepati komitmen.

Jalan menuju gunung hejo tak dibuat. Kondisi penunggu menagih komitmen dan terus memakan korban. Korban kecelakaan terus berdatangan. Terlepas dari mitos yang berkembang, pengendara sebaiknya berada pada kecepatan yang standar. Kecepatan sebaiknya berada pada kisaran 60-80 km/jam. Tidak menurun yang dilewati akan membuat kecepatn bertambah dengan sendirinya.

Tidak perlu tergesa-gesa untuk sampai ditempat tujuan. Jalan bebas hambatan konsisten harus dipandang karena keselamatan ialah yang utama. Pada dikala melaksanakan wisata bersama keluarga dan melaksanakan sewa bus pariwisata jakarta utara ke bandung, sebaiknya selalu berdoa dan mengingatkan sopir. Jangan sampai kecelakaan menimpa diri sendiri dan keluarga.

Sebaiknya berhati-hati dan berdoa dikala akan mengawali perjalanan.  Perlindungan dan pertolongan dari alloh swt. Memohon agar dikasih keselamatan selama perjalanan dan selamat sampai tujuan. Hal gaib memang selalu ada disekitar kita melainkan hanya satu yang harus ditakuti ialah alloh swt. Demikian tulisan ini. Semoga dapat menambah kehati-hatian pembaca sekalian.