Proses Pembuatan Dak Beton

proses-pembuatan-dak-beton

Untuk pembuatan sebuah dak beton tentu tidak boleh asal dan sembarangan. Umunya dak beton akan dibuat pada sebuah bangunan yang tinggi atau bertingkat. Sebab ini adalah sebagai pembatas antara bangunan pada badian bawah dan bagian atas. Oleh sebab itu dalam proses pembuatannyapun harusnya sudah terjamin akan ketahannya.

Lalu apa saja factor atau hal yang bisa membuat pembangunan dak beton itu baik? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan dak beton, yaitu diantarnya:

  • Alat yang digunakan

Untuk alat yang digunakan pada proses pembuatan dak beton pun tentunya harusnya memiliki kualitas yang baik. Seperti contohnya vibrator beton, alat ini dipakai pada proses pengecoran agar dak beton bisa lebih kuat dan tidak mudah rapuh. Bahkan dengan menggunakan alat ini pada proses pengecoran nanti akan bisa berjalan lebih efesien dan juga cepat.

  • Bahan material

Seperti namanya dak beton, untuk pembuatan dak dalam sebuah bangunan bahan yang digunakan bisa berbagai macam, mulai dari semen, batu, krikil dan lain sebagainya. Akan tetapi bahan yang paling sering dan juga sudha terjamin akan kualitasnya adalah dengan menggunakan beton. Selain kuat bahan ini juga tahan terhadap berbagai macam kondisi, jadi sangat cocoj untuk digunakan pada pembuatan dak beton.

 

Tahap Pembuatan Dak Beton

Itu adalah beberapa hal yang tidak boleh lepas untuk diperhatikan dalam pembuatan dak beton. Kemudian setelah memahami beberapa hal tersebut, lantas bagaimana cara dalam membaut dak beton tersebut? Supaya bisa menghasilkan dak beton yang berkualitas baik, maka ada beberapa tahan yang mesti dilalui. Dan berikut adalah tahapan-tahapan tersebut, diantaranya :

  1. Persiapan dan Perhitungan Material

Langkah awal sebelum melakukan pembuatan dak beton adalah mempersiapkan dan memperhitungkan bahan material yang dibutuhkan. Terlebih dahulu hitunglah untuk jumlah luas dak beton yang akan dibuat. Sebisa mungkin untuk menghindari pemakaian besi tulang yang berlebihan pada dak beton, sebab itu hanya akan membuat beban dak beton menjadi lebih berat dan juga memperbesar biaya yang harus dikeluarkan.

  1. Proses Pengadukan Bahan

Apabila persiapan dan juga perhitungan telah dilakukan dengan benar, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah pengadukan bahan dasar. Pada proses ini tentu bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan sistem manual dan juga sistem mesin. Dari sistem apapun yang dipakai pastikan adukan nantinya bersifat homogeny. Homogeny dalam arti adukan sudah benar-benar rata, tidak terlihat butir yang terpisah dan juga adukan tidak terlalu berfisat terlalu kental ataupun cair. Adukan yang tidak homogeny akan menyebabkan dak nantinya tidak memiliki kualitas yang baik.

  1. Proses Pengecoran

Dalam proses pengecoran tentunya bisa dibantu dengan menggunakan beberapa alat atau mesin pendukung lain, seperti contohnya vibrator exen atau beton. Dengan menggunakan alat ini tentunya nanti struktur beton akan lebih padat dan juga lebih kuat lagi. Bahkan pengerjaan pengecoran nantinya akan memakan waktu yang lebih efesien disbanding dengan tidak menggunakan alat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *